Analisis Kesalahan Bahasa Tataran Fonologi (Bungkus Makanan)
Lafal Baku =
Kopi
LafalTidak Baku
= Koffie
Menurut KBBI ( 2008:732) Kopi adalah pohon yg
banyak ditanam di Asia, Amerika Latin, dan Afrika, buahnya digoreng dan
ditumbuk halus untuk dijadikan bahan pencampuran minuman; Coffea; 2 buah (biji) kopi; 3 serbuk kopi; 4 minuman yg bahannya serbuk kopi;. Dalam bahasa Inggris penulisan
kopi adalah “coffee” yang artinya
kopi hitam / pahit. Terjadinya perubahan
koffie yang tidak ada maknanya didalam bahsa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Inilah terjadinya penggunaan bahasa yang salah pada bungkus makanan. Sebaiknya penggunaan bahasa dalam bungkus
makanan menggunakan bahsa Indonesia agar lebih dimengerti oleh konsumen. Kata
“with koffie sebaiknya diganti dengan “ kopi putih ” atau “ with coffee”
didalam bahasa Inggris.
Lafal Baku =
Ketela
LafalTidak Baku
= Qtela
Menurut KBBI (689) ketela
adalah /ketéla/ n tumbuhan
umbi yg tumbuh menjalar, umbinya dapat dimakan, daunnya untuk sayur; seharusnya
Qtela itu diganti denga ketela. Karena kata ketela adalah kata yang baku. Mungkin
penggunaan kata Qtela ini membuat konsumen lebih menarik perhatian. Seharusnya
yang membuatnya lebih memperhatikan lagi. Bagaimana perubahan yang seharusnya
digunakan dengan tepat.
Kata “Ejuss” pada gambar disamping adalah kata yang tidak baku.
Seharusnya kata tersebut ditulis “Jus” yang merupakan kata bakunya. Kata “Ejuss” pada gambar diatas terjadinya penamabahan fonem dalam tataran fonologi dalam analisis
kesalahan berbahasa. Di dalam KBBI “Ejuss” tidak ditemukan atau tidak baku pada kata bungkus
makanan. Sedangkan dalam KBBI (hal 595)
makna” Jus” adalah sari buah. Sedangkan didalam kamus Bahasa
Inggris “Juice” adalah sari buah, orange air jeruk. Terjadinya kesalahan
penambahan fonem pada bungkus makanan, dan penggunaan bahasa Indonesia dan
Bahasa Inggris.