Sabtu, 31 Mei 2014

PREFIKS, INFIKS, SUFIKS & KONFIKS



PREFIKS, INFIKS, SUFIKS & KONFIKS
  1. Prefiks
Contoh prefix dalam bahasa Indonesia:
  • Berlari: Belai
  • seekor: Sikou
  • mahakuasa: maha-adalah prefix serapan yang memiliki arti “paling”
Macam-macam Prefiks
  • Prefiks di-
Contoh: diambil: Diambiek
Dijemput: Dijopuik
Dikelola: Dikelola
  • Prefiks me-
  1. Contoh: menari: menai,melompat: melumpek,
  2. Contoh: menggulai, menyatai, menjelas: menjoleh, meninggi: meninggi, menurun:menuun, menghijau, menua
  3. Contoh: mengetik, membajak, mengail, mengunci, mengetam
  4. Contoh: membujang, menjanda, membabibuta
  5. Contoh: mendamar, merotan
  • Prefiksber-
  1. mempunyai. Contoh: bernama, beristri, beruang, berjanggut
  2. memakai. Contoh: berbajubiru, berdasi, berbusana.
  3. Melakukan tindakan untuk diri sendiri. Contoh: berhias, bercukur, bersolek
  4. Berada dalam keadaan. Contoh: bersenang-senang, bermalas-malas, berpesta-ria, berleha-leha
  5. saling, atau timbal-balik.Contoh: bergelut, bertinju, bersalaman, berbalasan.
  • Prefikspe-
  1. Pelaku tindakan seperti tersebut dalam kata dasar. Contoh: penguji, pemisah, pemirsa, penerjemah, penggubah, pengubah, penatar, penyuruh, penambang.
  2. Alat ntuk me.Contoh: perekat, pengukur, penghadang, penggaris
  3. orang yang gemar. Contoh: penjudi, pemabuk, peminum, pencuri, pecandu, pemadat.
  4. orang yang di . Contoh: petatar, pesuruh
  5. alat untuk.Contoh: perasa, penglihat, penggali


  • Prefiks per-
  1. Membuat jadi (kausatif). Contoh: perbudak, perhamba, pertuan
  2. Membuat lebih. Contoh: pertajam, perkecil, perbesar, perkuat
  3. Menbagi jadi. Contoh: pertiga, persembilan
  • Prefikster-
  1. Dalam keadaan di. Contoh: terkunci, terikat, tertutup, terpendam, tertumpuk, terlambat
  2. Dikenai tindakan secara taksengaja’. Contoh: tertinju, terbawa, terpukul
  3. dapat di-. Contoh: terangkat, termakan, tertampung
  4. paling. Contoh: terbaik, terjauh, terkuat, termahal, terburuk.
  • Prefikske-
Sisipan -el-
  • Gembung ->gelembung
  • Getar ->geletar
  • Gigi ->geligi
  • Luhur ->leluhur
  • Maju ->melaju
Sisipan -er-
  • Sabut ->serabut
  • Suling ->seruling
  • Gendang ->gerendang
  • Gigi ->gerigi
  • Kudung ->kerudung
  • Runtuh ->reruntuh(an)
Sisipan -em-
  • Cerlang ->cemerlang
  • Jari ->jemari
  • Kuning ->kemuning
  • Kelut ->kemelut
  • Kilau ->kemilau

  • Kata berawalanhuruf “g”
    • Gembung ->gelembung
    • Gebyar ->gemebyar
    • Gerisik ->gemerisik
    • Gerlap ->gemerlap
    • Gilang ->gemilang
    • Guruh ->gemuruh
    •  
    • Sisipan -in-
  • Kerja ->kinerja
  • Sambung ->sinambung
  • Tambah ->tinambah
Sisipan -ah-
  • Baru ->baharu
  • Basa ->bahasa
  • Dulu ->dahulu

3.  Sufiks

  Contoh: pangkalan, pegangan, tumpuan, hadapan, dan lain-lain.
  • 2. Perkakas atau alat
  Contoh: ayunan, kurungan, timbangan, pikulan, dan lain-lain.
  • 3. Hal atau cara
  Contoh: Didikan: dapatberartihalmendidikataucaramendidik.
  Balasan: halmembalasataucaramembalas.
  • 4. Akibat atau hasilperbuatan
 Contoh: buatan, hukuman, balasan, karangan, dan lain-lain.
  • 5. Sesuatu yang di… atau sesuatu yang telah... seperti yang telahdisebutdalam kata dasar.
Contoh: larangan, catatan, tumbuhan, makanan, pantangan, pakaian, karangan.
  • 6. Seluruh atau himpunan
Contoh: lautan, sayuran, daratan, kotoran, dan lain-lain.
  • 7. Menyerupai atau tiruandari
Contoh: anak-anakan, kuda-kudaan, dan lain-lain.
  • 8. Tiap-tiap
Contoh: harian, bulanan, mingguan, tahunan, lusinan, dan lain-lain.
  • 9. Sesuatu yang mempunyai sifat sebagai yang di sebut pada kata dasar
 Contoh: manisan, asinan, kuningan, lapangan.
  • 10. Menyatakan intensitas baik mengenai kuantitas maupun mengenai kualitas.
Contoh: Mengenai kualitas: besaran, kecilan, tinggian.
  • Mengenai kuantitas: buah-buahan, sayur-sayuran, tumbuh-tumbuhan, dan lain-lain.
Sufiks -i
Contoh: Kami menanyai mereka.
  Saya mengelilingi kota..
  Contoh: Menghargai jasa orang.
                Menyakiti hatinya.
                Menghormati orang tua.
3. Menyatakan intensitas, atau pekerjaan itu dilangsungkan berulang-
ulang (frekuentatif), atau    pelakunya lebih dari satu orang.
    Contoh: Tentaraitu menembaki bentengmusuh.
                 Anak-anakitu melempari anjingitu.
Sufiks -kan
    Contoh: menerbangkan, melemparkan, menyeberangkan, mengemukakan, menyakitkan, dan     lain-lain.
b. Suatu variasi dari arti kausatif adalah menggunakans ebagai alat, atau membuat dengan.
    Contoh: menikam kantombak, memukulkan tongkat.
c. Menyatakan beneaktif, atau membuat untuk orang lain.
    Contoh: membelikan, meminjamkan
d. Ada pula sufiks – kan yang sebenarnya merupakan ringkasan dari kata tugas akan.     
    Contoh: mengharapkan = mengharapakan
Contoh: Perhimpunan itu mendatangkan sebuah regu sepak bola.
             Kami sendiri mendatangi tempatitu.
             Walaupun begitu kadang-kadang tidak terasa lagi perbedaan antara kedua akhiran itu.
Sufiks -nya
a. Untuk mengadakan transposisi  atau suatu jenis kata lain menjadi kata benda.
    Contoh: baik buruk nya, merajalela nya, timbul tenggelam nya.
b. Menjelaskan atau menekankan kata yang berasa di depannya.
    Contoh: Tamunya belumdatang.
                Ambilah obatnya dan minumlah.
                Di rumah itu ada hantunya.
c. Menjelaskan situasi.
    Contoh: Ia belajar dengan rajinnya.
                Angin bertiup dengan kencangnya.
                Ia menyanyi dengan merdunya.
d. Di samping itu ada beberapa kata tugas dibentuk dengan mempergunakan akhiran –nya.
  Contoh: agaknya, rupanya, sesungguhnya, sebenarnya, dan lain-lain.
Sufiks -man, -wan, -wati
B. Arti
Arti ketiga sufik sini adalah yang mempunyai.
Contoh: seniman             cendekiawan         seniwati
            budiman             karyawan              wartawan
            sukarelawan       gerilyawan             negarawan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar