PREFIKS, INFIKS, SUFIKS & KONFIKS
- Prefiks
Contoh
prefix dalam bahasa Indonesia:
- Berlari: Belai
- seekor: Sikou
- mahakuasa: maha-adalah prefix serapan yang memiliki arti “paling”
Macam-macam
Prefiks
- Prefiks di-
Contoh:
diambil: Diambiek
Dijemput: Dijopuik
Dikelola: Dikelola
- Prefiks me-
- Contoh: menari: menai,melompat: melumpek,
- Contoh: menggulai, menyatai, menjelas: menjoleh, meninggi: meninggi, menurun:menuun, menghijau, menua
- Contoh: mengetik, membajak, mengail, mengunci, mengetam
- Contoh: membujang, menjanda, membabibuta
- Contoh: mendamar, merotan
- Prefiksber-
- mempunyai. Contoh: bernama, beristri, beruang, berjanggut
- memakai. Contoh: berbajubiru, berdasi, berbusana.
- Melakukan tindakan untuk diri sendiri. Contoh: berhias, bercukur, bersolek
- Berada dalam keadaan. Contoh: bersenang-senang, bermalas-malas, berpesta-ria, berleha-leha
- saling, atau timbal-balik.Contoh: bergelut, bertinju, bersalaman, berbalasan.
- Pelaku tindakan seperti tersebut dalam kata dasar. Contoh: penguji, pemisah, pemirsa, penerjemah, penggubah, pengubah, penatar, penyuruh, penambang.
- Alat ntuk me.Contoh: perekat, pengukur, penghadang, penggaris
- orang yang gemar. Contoh: penjudi, pemabuk, peminum, pencuri, pecandu, pemadat.
- orang yang di . Contoh: petatar, pesuruh
- alat untuk.Contoh: perasa, penglihat, penggali
- Prefiks per-
- Membuat jadi (kausatif). Contoh: perbudak, perhamba, pertuan
- Membuat lebih. Contoh: pertajam, perkecil, perbesar, perkuat
- Menbagi jadi. Contoh: pertiga, persembilan
- Prefikster-
- Dalam keadaan di. Contoh: terkunci, terikat, tertutup, terpendam, tertumpuk, terlambat
- Dikenai tindakan secara taksengaja’. Contoh: tertinju, terbawa, terpukul
- dapat di-. Contoh: terangkat, termakan, tertampung
- paling. Contoh: terbaik, terjauh, terkuat, termahal, terburuk.
- Prefikske-
Sisipan -el-
- Gembung ->gelembung
- Getar ->geletar
- Gigi ->geligi
- Luhur ->leluhur
- Maju ->melaju
Sisipan -er-
- Sabut ->serabut
- Suling ->seruling
- Gendang ->gerendang
- Gigi ->gerigi
- Kudung ->kerudung
- Runtuh ->reruntuh(an)
Sisipan -em-
- Cerlang ->cemerlang
- Jari ->jemari
- Kuning ->kemuning
- Kelut ->kemelut
- Kilau ->kemilau
- Kata berawalanhuruf “g”
- Gembung ->gelembung
- Gebyar ->gemebyar
- Gerisik ->gemerisik
- Gerlap ->gemerlap
- Gilang ->gemilang
- Guruh ->gemuruh
- Sisipan -in-
- Kerja ->kinerja
- Sambung ->sinambung
- Tambah ->tinambah
Sisipan -ah-
- Baru ->baharu
- Basa ->bahasa
- Dulu ->dahulu
3. Sufiks
Contoh: pangkalan, pegangan, tumpuan,
hadapan, dan lain-lain.
- 2. Perkakas atau alat
Contoh: ayunan, kurungan, timbangan,
pikulan, dan lain-lain.
- 3. Hal atau cara
Contoh: Didikan:
dapatberartihalmendidikataucaramendidik.
Balasan: halmembalasataucaramembalas.
- 4. Akibat atau hasilperbuatan
Contoh: buatan, hukuman, balasan, karangan,
dan lain-lain.
- 5. Sesuatu yang di… atau sesuatu yang telah... seperti yang telahdisebutdalam kata dasar.
Contoh: larangan, catatan, tumbuhan, makanan,
pantangan, pakaian, karangan.
- 6. Seluruh atau himpunan
Contoh: lautan, sayuran, daratan, kotoran, dan
lain-lain.
- 7. Menyerupai atau tiruandari
Contoh: anak-anakan, kuda-kudaan, dan lain-lain.
- 8. Tiap-tiap
Contoh: harian, bulanan, mingguan, tahunan,
lusinan, dan lain-lain.
- 9. Sesuatu yang mempunyai sifat sebagai yang di sebut pada kata dasar
Contoh: manisan, asinan, kuningan,
lapangan.
- 10. Menyatakan intensitas baik mengenai kuantitas maupun mengenai kualitas.
Contoh: Mengenai kualitas: besaran, kecilan,
tinggian.
- Mengenai kuantitas: buah-buahan, sayur-sayuran, tumbuh-tumbuhan, dan lain-lain.
Sufiks -i
Contoh: Kami menanyai mereka.
Saya mengelilingi kota..
Contoh: Menghargai jasa
orang.
Menyakiti hatinya.
Menghormati orang
tua.
3. Menyatakan intensitas,
atau pekerjaan itu dilangsungkan berulang-
ulang (frekuentatif),
atau pelakunya lebih dari satu orang.
Contoh:
Tentaraitu menembaki bentengmusuh.
Anak-anakitu melempari anjingitu.
Sufiks -kan
Contoh: menerbangkan,
melemparkan, menyeberangkan, mengemukakan, menyakitkan, dan
lain-lain.
b. Suatu variasi dari arti kausatif adalah menggunakans
ebagai alat, atau membuat dengan.
Contoh: menikam kantombak,
memukulkan tongkat.
c. Menyatakan beneaktif, atau membuat untuk
orang lain.
Contoh: membelikan,
meminjamkan
d. Ada pula sufiks – kan yang sebenarnya merupakan
ringkasan dari kata tugas akan.
Contoh: mengharapkan =
mengharapakan
Contoh: Perhimpunan itu mendatangkan sebuah
regu sepak bola.
Kami
sendiri mendatangi tempatitu.
Walaupun
begitu kadang-kadang tidak terasa lagi perbedaan antara kedua akhiran itu.
Sufiks -nya
a. Untuk mengadakan transposisi atau suatu jenis kata lain menjadi kata
benda.
Contoh: baik buruk nya,
merajalela nya, timbul tenggelam nya.
b. Menjelaskan atau menekankan kata yang berasa
di depannya.
Contoh: Tamunya belumdatang.
Ambilah obatnya dan
minumlah.
Di
rumah itu ada hantunya.
c. Menjelaskan situasi.
Contoh: Ia belajar dengan rajinnya.
Angin
bertiup dengan kencangnya.
Ia
menyanyi dengan merdunya.
d. Di samping itu ada beberapa kata tugas dibentuk
dengan mempergunakan akhiran –nya.
Contoh: agaknya, rupanya,
sesungguhnya, sebenarnya, dan lain-lain.
Sufiks -man, -wan, -wati
B. Arti
Arti ketiga sufik sini adalah yang
mempunyai.
Contoh: seniman
cendekiawan
seniwati
budiman
karyawan
wartawan
sukarelawan
gerilyawan
negarawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar