Kesalahan pada bidnag morfologi menurut Setyawati (2010:49) dibagi menjadi (a) penghilangan afiks, (b) peluluhan bunyi, dan (d) penyingkatan morf.
1. Penghilangan Afiks
a. Penghilangan prefiks meng-
Contoh:
Kesalahan
Jangan anggap
aku anak rajin kalau sering berangkat ke sekolah pagi-pagi. (kalimat
pertama paragraf pertama cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu)
Pembetulan
Jangan menganggap aku anak rajin kalau sering berangkat ke sekolah pagi-pagi.
Kesalahan
Makin hari makin bengkak, saking rakusnya menghisap darah. (kalimat ketiga paragraf pertama cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Makin hari makin membengkak, saking rakusnya menghisap darah.
Kesalahan
Banyak wanita-wanita duduk-duduk santai sambil ngobrol. (kalimat keempat paragraf kesembilan cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Banyak wanita-wanita duduk-duduk santai sambil mengobrol.
Kesalahan
Selain bisa membantu bapak, kadangkala aku juga dapat seseran dari orang-orang baik hati. (kalimat kedua paragraf keenam belas cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Selain bisa membantu bapak, kadangkala aku juga mendapat seseran dari orang-orang baik hati.
Kesalahan
Tanpa buang waktu, langsung kukerjakan perintah bapak. (kalimat kelima paragraf kesembilan belas cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Tanpa membuang waktu, langsung kukerjakan perintah bapak.
Kesalahan
Aha, malam ini, di bawah keremangan lampu, aku dapat ilmu tambahan. (kalimat ketiga paragraf keduapuluh dua cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Aha, malam ini, di bawah keremangan lampu, aku mendapat ilmu tambahan.
b. Penghilangan prefiks ber-
Kesalahan
Kalau tak dituruti, siap-siaplah kena marah atau dipersulit di kemudian hari. (kalimat kelima paragraf kedua cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Kalau tak dituruti, bersiap-siaplah kena marah atau dipersulit di kemudian hari.
Kesalahan
Hampir tiap hari alas kakinya ganti-ganti. (kalimat keenam paragraf kelima cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Hampir tiap hari alas kakinya berganti-ganti.
Kesalahan
Aku tak pernah mengeluh meski terkadang kerja sampai larut malam. (kalimat pertama paragraf keenam belas cerpen Sepasang Sepatu di Depan Pintu).
Pembetulan
Aku tak pernah mengeluh meski terkadang bekerja sampai larut malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar