Selasa, 16 September 2014

tugas sintaksis



FRASA DALAM MAJALAH BOBO EDISI  XXXV
FRASE ENDOSENTRIK
 Frase endosentrik adalah frase yang mempunyai distribusi yang sama dengan unsurnya.
contohnya :
1.      Pipiyod, anak pak tobi sangat jahat.
2.      Oki dan Nirmala menangkap nenek sihir.
3.      Anak- anak itu akan pergi rekreasi.
4.      Rumah besar itu sudah terjual.


Frase endosentrik yang koordinatif, yaitu frase yang terdiri dari unsur-unsur yang setara, ini dibuktikan oleh kemungkinan unsur-unsur itu dihubungkan dengan kata penghubung.
1.      Ayam dan entok termasuk dalam jenis unggas.
2.      Dulu sebagian besar penduduk indonesia punya alu dan lesung.
3.      Capung bisa naik,turun, maju dan mundur.
Frase endosentrik  yang atributif, yaitu frase yang terdiri dari unsur-unsur yang tidak setara. Salah satu unsurnya merupakan inti dan unsur lain menjadi keterangan. Frase ini ditandai oleh adanya unsur yang berfungsi sebagai atribut. Inti frase disebut yang diterangkan (D) dan atribut frase disebut yang menerangkan (M)
1.      Pesta itu diadakan di taman bunga.
2.      Kita bikin lomba mencari permen mungil aja.
3.      Bona mau ikut lomba topi keren.
Frase endosentrik yang apositif: frase yang atributnya berupa aposisi/ keterangan tambahan.
1.    Ayo adi, kamu pasti bisa kalahkan dia.
2.    Coreng, kakaknya cimut sedih di tepi kolam.
Frase Nominal: frase yang memiliki distributif yang sama dengan kata nominal.
1.    Desa kincir angin.
2.    SD nusantara
3.    Pot wortel
Frase Verbal: frase yang mempunyai distribusi yang sama dengan golongan kata verbal.
1.    Akan bernyanyi
2.      Doni membagi bola kepada arman.
3.      Coreng memandang bobo dengan mengangkat bahu.
4.      Menurutku emak lebih sayang kepada upik.
Frasa Ajektifa: ialah kelompok kata yang dibentuk oleh kata sifat atau keadaan sebagai inti (diterangkan) dengan menambahkan kata lain yang berfungsi menerangkan, seperti : agak, dapat, harus, lebih, paling dan 'sangat.
1.      Sinar matahari kelihatannya putih.
2.      Kebun bidatang sangat ramai.
3.      Bona mau ikut lomba topi keren.
Frasa Numeralia: ialah kelompok kata yang dibentuk dengan kata bilangan.
1.                   Topi yang dijemur terbang ke atas kepala seekor kambing.
2.       Pengunjung pertama.
3.       Berhadiah setengah lusin buku.
Frase Keterangan: frase yang mempunyai distribusi yang sama dengan kata keterangan.
1.       Enam bulan lalu, fara sedih ketika ayahnya pergi ke belanda.
2.       Selama setahun iya hanya tinggal bersama ibunya.
3.       Tadi sore fara mendapat surat dari sahabatnya.
Frase Depan: frase yang terdiri dari kata depan sebagai penanda, diikuti oleh kata atau frase sebagai  aksinnya.
1.       Pesta diadakan di taman bunga
2.       Rongrong menangis di tepi kolam.